Jumat, 25 Mei 2012

Cara menginstall Windows 7 menggunakan Flash Disk

Cara menginstall menggunakan Flash Disk __Cara ini mungkin begitu populer,dan belum banyak di kenal oleh sebagian orang.Cara ini sangatlah perlu jika di gunakan untuk menginstall windows di Notebook,Netbook.Karena di Notebook dan Netbook,tidak tersedia CD-Rom seperti di Laptop atau di komputer.

Menginstall menggunakan Flash Disk sangatlah mudah dan simple.Bahkan cara ini lebih cepat daripada menginstall dengan CD/DVD.
Yang diperlukan saat akan melakukan installasi menggunakan Flash Disk adalah :
- File Windows 7 dalam bentuk ISO
- Flash Disk berkapasitas 4GB
- Software Windows 7 USB/DVD Tool Download disini!

Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Masukkan Flash disk kosong ke Port USB di komputer.
  2. Jalankan software Windows 7 USB/DVD Tool.
  3. Kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini,klik browse untuk mencari file Windows 7 ISO,sesudah itu klik Next.



 4. Langkah selanjutnya klik USB Device 


5. Pilih Drive Flashdisk yang akan digunakan sebagai media untuk installasi.Setelah itu klik Begin  copying.Tunggu sampai proses selesai.


6. Setelah proses selesai,seperti gambar di bawah ini.Proses pembuatan drive untuk installasi pun selesai.Dan Flashdisk siap di gunaka.


Untuk proses installasi,seperti biasa masuklah ke BIOS,kemudian atur First Bootnya menjadi USB Flashdisk.Setelah itu klik F10,dan installasi pun di mulai.


readmore »»  

Senin, 19 Maret 2012

Printer

Printer
Printer merupakan salah satu output periferal komputer yang berfungsi
untuk menampilkan hasil pekerjaan Anda ke dalam bentuk cetakan di atas
kertas. Sebelum dapat digunakan, software printer harus terlebih dahulu
diinstal ke dalam sistem komputer. Berdasarkan operating sistem yang
digunakan, beberapa printer ada telah tersedia sistem softwarenya pada
operating system tetapi ada juga yang harus menggunakan tambahan CD
installer dari luar sistem operasi.
Jenis – Jenis Printer
Secara garis besar, printer terdiri atas:
1. Dot Matrix Printers, yang bekerja dengan cara hentakan. Jenis printer
ini sebenarnya menghentakkan tinta diatas karbon untuk membentuk
karakter dikertas. Printer ini banyak digunakan untuk mencetak slip
gaji dan wartel.
Cara kerjanya yaitu :
Didalam kepala printer (printhead) berisi beberapa pin yang bergerak
dari kiri ke kanan kertas dalam satu baris untuk waktu tertentu.
Semakin banyak pin yang terdapat pada kepala printer maka hasil
cetakan semakin bagus yang diberinama Near Letter Quality (NLQ).
Adapun jumlah pin yang terdapat pada dot matrix, yaitu : 9-pin, 24-
pin, 48-pin. Kecepatan untuk dot matrix printer dalam pencetakan
disebut characters per second (cps).

2. Inkjet Printers. Jenis printer ini sering digunakan untuk pencetakan
dalam jumlah yang sedikit dan tidak mengutamakan kecepatan,
seperti mencetak surat di perkantoran dan di rumah.

3.Laser Printers, ialah jenis printer yang menghasilkan cetakan yang
baik dengan kecepatan tinggi. Printer ini didesain untuk memberikan
hasil yang bagus dalam pencetakan grafik dan photo.


Printer laser mempunyai 6 (enam) langkah proses kerja, yaitu :
a . Cleaning, yaitu : Ketika tulisan telah dicetak keatas kertas dan
drum terangkat keatas untuk membersihkan toner yang tersisa
dari drum
b. Conditioning, yaitu : Membersihkan tulisan yang tersembunyi dari
drum untuk menerima tulisan berikutnya
c. Writing, yaitu : menulis tulisan dari drum ke kertas menggunakan
sinar laser
d. Developing, yaitu : meletakkan tulisan tersembunyi ke dalam drum
e. Transferring, yaitu : menempelkan toner kedalam tulisan
tersembunyi dalam drum untuk dikirim ke kertas.
f. Fusing, yaitu : untuk memanasi toner yang diletakkan pada kertas
agar melekat dengan kuat.




readmore »»  

Minggu, 18 Maret 2012

Motherboard



Motherboard adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti pada PC atau Macintos dan biasa disingkat dengan kata mobo.
Pengertian lain dari Motherboard atau dengan kata lain mainboard adalah papan utama berupa pcb yang memiliki chip bios (program penggerak), jalur-jalur dan konektor sebagai penghubung akses masing-masing perangkat.
Motherboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC IBM.
Motherboard atau disebut juga dengan Papan Induk Motherboard merupakan komponen utama dari sebuah PC, karena pada Motherboard-lah semua komponen PC anda akan disatukan. Bentuk motherboard seperti sebuah papan sirkuit elektronik. Motherboard merupakan tempat berlalu lalangnya data. Motherboard menghubungkan semua peralatan komputer dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar.

Komponen-komponen Papan induk (motherboard)
  • Konektor Power
Konektor power adalah pin yang menyambungkan motherboard dengan power supply di casing sebuah komputer. Pada motherboard tipe AT, casing yang dibutuhkan adalah tipe AT juga. Konektor power tipe AT terdiri dari dua bagian, di mana dua kabel dari power supply akan menancap di situ. Pada tipe ATX, kabel power supply menyatu dalam satu header yang utuh, sehingga Anda tinggal menancapkannya di motherboard. Kabel ini terdiri dari dua kolom sesuai dengan pin di motherboard yang terdiri atas dua larik pin juga. Ada beberapa motherboard yang menyediakan dua tipe konektor power, AT dan ATX. Kebanyakan motherboard terbaru sudah bertipe ATX.
  • Socket atau Slot Prosesor
Terdapat beberapa tipe colokan untuk menancapkan prosesor Anda. Model paling lama adalah ZIF ( Zero Insertion Force) Socket 7 atau popular dengan istilah Socket 7. Socket ini kompatibel untuk prosesor bikinan Intel, AMD, atau Cyrix. Biasanya digunakan untuk prosesor model lama (sampai dengan generasi 233 MHz). Ada lagi socket yang dinamakan Socket 370. Socket ini mirip dengan Socket 7 tetapi jumlah pinnya sesuai dengan namanya, 370 biji. Socket ini kompatibel untuk prosesor bikinan Intel. Sementara AMD menamai sendiri socketnya dengan istilah Socket A, di mana jumlah pinnya juga berbeda dengan socket 370. Istilah A digunakan AMD untuk menunjuk merek prosesor Athlon. Untuk keluarga prosesor Intel Pentium II dan III, slot yang digunakan disebut dengan Slot 1, sementara motherboard yang menunjang prosesor AMD menggunakan Slot A untuk jenis slot yang seperti itu.
  • North bridge controller
VIA VT8751A yang memberikan interface prsessor dengan frekuensi 533/400MHz, yang mensupport intel Hypertheading Tecnologi, interface system memory yang beropersi pada 266MHz, dan interface AGP 1.5V yang mendukung spesifikasi AGP 2.0 termasuk write protocol dengan kecepatan 4X.
  • Socket Memori
Juga ada dua tipe socket memori yang kini beredar di masyarakat komputer. Memang ada juga socket terbaru untuk Rambus-DRAM tetapi sampai kini belum banyak pengguna yang memakainya. Socket lama yang masih cukup populer adalah SIMM. Socket ini terdiri dari 72 pin modul. Socket yang kedua memiliki 168 pin modul, yang dirancang satu arah. Anda tidak mungkin memasangnya terbalik, karena galur di motherboard sudah disesuaikan dengan socket memori tipe DIMM.
  • Konektor Floppy dan IDE
Konektor ini menghubungkan motherboard dengan piranti simpan computer seperti floppy disk atau harddisk. Konektor IDE dalam sebuah motherboard biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary IDE menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master. Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave. Bagaimana menyambungkan pin dengan kabel? Mudah sekali. Pita kabel IDE memiliki tanda strip merah pada salah satu sisinya. Strip merah tersebut menandai, sisi kabel berstrip merah ditancapkan pada pin bernomor 1 di konektornya. Bila menancap terbalik, piranti yang terpasang tidak akan dikenali oleh komputer. Hal yang sama berlaku untuk menyambungkan kabel floppy dengan pin di motherboard.
  • AGP 4X slot
Slot port penyelerasi gambar ini mensupport Kartu Grafis mode 3.3V/1.5V AGP 4X untuk aplikasi grafis 3D.
  • South bridge controller
Peripheral kontroler terintegrasi VIA VT8235 yang mensupport berbagai I/O fungsi termasuk 2-channel ATA/133 bus master IDE controller, sampai 6 port USB 2.0, interface LCP super I/O, interface AC’97 dan PCI 2.2.
  • Standby Power LED
Lampu ini menyala jika terdapat standby power di motherboard. LED ini bertindak sebagai reminder (pengingat) untuk mematikan system power sebelum menghidupkan atau mematikan mesin.
  • PCI slots
Pegembangan slot PCI 2.2 32-bit in9i mensopport bus master PCI cart seperti SCSI atau cart LAN dengan keluaran maksimum 133MB/s.
  • PS/2 Mouse Port
Konektor hijau 6 pin ini adalah untuk mouse.
  • Port Paralel dan Serial
Pada tipe AT, port serial dan paralel tidak menyatu dalam satu motherboard tetapi disambungkan melalui kabel. Jadi, di motherboard tersedia pin untuk menancapkan kabel. Fungsi port paralel bermacammacam, mulai dari menyambungkan komputer dengan printer, scanner, sampai dengan menghubungkan komputer dengan periferal tertentu yang dirancang menggunakan koneksi port paralel. Port serial biasanya digunakan untuk menyambungkan dengan kabel modem atau mouse. Ada juga piranti lain yang bisa dicolokkan ke port serial. Dalam motherboard tipe ATX, port paralel dan serial sudah terintegrasi dalam motherboard, sehingga Anda tidak perlu menancapkan kabel-kabel yang merepotkan.
  • RJ-45 Port
Port 25-pin ini menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat network.
  • Line in jack
Jack line in (biru muda) menghuungkan ke tape player atau sumber audio lainnya. Pada mode 6-channel, funsi jack ini menjadai bass/tengah.
  • Line out jack
jack line out (lime) ini menghubungkan ke headphone atau speaker. Pada mode 6-channel, funsi jack ini menjadi speaker out depan.
  • Microphone jack
Jack mic (pink) ini meghubungkan ke mikrofon. Pada mode 6-channel funsi jack ini rear speaker out belakang.
  • USB 2.0 port 1 dan port 2
Kedudukan port USB (universal serial bus) 4-pin ini disediakan untuk menghubungkan dengan perangkat USB 2.0.
  • USB 2.0 port 3 dan port 4
Kedudukan port USB (universal serial bus) 4-pin ini disediakan untuk menghubungkan dengan perangkat USB 2.0.
  • Video Graphics Adapter Port
Port 15-pin ini adalah untuk VGA monitor atau VGA perangkat lain yang kompatibel
  • Konektor keyboard
Ada dua tipe konektor yang menghubungkan motherboard dengan keyboard. Satu adalah konektor serial, sedangkan satu lagi adalah konektor PS/2. Konektor serial atau tipe AT berbentuk bulat, lebih besar dari yang model PS/2 punya, dengan lubang pin sebanyak 5 buah. Sementara, konektor PS/2 memiliki lubang pin 6 buah dan diameternya lebih kecil separuhnya dibanding model AT.
  • Batere CMOS
Batere ini berfungsi untuk memberi tenaga pada motherboard dalam mengenali konfigurasi yang terpasang, ketika ia tidak/belum mendapatkan daya dari power supply
readmore »»  

Senin, 13 Februari 2012

Chipset


Pengertian Chipset


Secara fisik, chipset berupa sekumpulan IC kecil atau chips yang dirancang untuk bekerjasama dan memiliki fungsi-fungsi tertentu. Pada sistem hardware komputer, chipset ini bisa terdapat pada motherboard, card-card (kartu-kartu) ekspansi, misalnya pada kartu grafis (video card), atau pada peralatan komputer lainnya. Fungsi chipset pada motherboard tidak sama dengan chipset pada kartu-kartu ekspansi. Begitu pula fungsi chipset pada peralatan komputer lainnya. Masing-masing memiliki fungsi sendiri yang bersifat spesifik. Chipset sebenarnya tidak selalu terdiri dari sekumpulan IC atau sekumpulan chip, kadang-kadang dijumpai hanya terdiri dari sebuah chip saja.
Chipset pada video card berfungsi untuk mengontrol rendering grafik 3 dimensi dan output berupa gambar pada monitor. Sedangkan chipset pada motherboard berfungsi untuk mengontrol input dan output (masukan dan keluaran) yang mendasar pada komputer. Perlu diketahui, bahwa yang dibahas pada bab ini difokuskan pada chipset yang ada pada motherboard, bukan chipset yang ada pada komponen atau perangkat komputer lainnya.




Secara historis, chipset inti logika telah terpecah menjadidua bagian: Northbridge dan SouthbridgePerpecahan iniada untuk beberapa alasan, yang paling penting adalah faktabahwa ada tiga jenis perangkat yang secara alami bekerja sangat erat bersama-sama, jadi mereka harus memilikiakses yang lebih cepat satu sama lain: CPU, memori utama, dan kartu video. Dalam sistem modern, kartu video GPUsecara fungsional CPU (atau ketiga) kedua, sehingga perluuntuk berbagi akses istimewa ke memori utama dengan CPU (s). Akibatnya, ketiga perangkat semuanya terkumpul bersama off dari Northbridge tersebut.

Northbridge terkait dengan jembatan sekunder, southbridge,yang rute lalu lintas dari perangkat I / O yang berbeda pada sistem: hard drive, port USB, Ethernet port, dll lalu lintas dariperangkat ini dialihkan melalui southbridge ke Northbridge dan kemudian ke CPU dan / atau memori.


Sebuah PC yang khas dengan Northbridge (MCH) dansouthbridge (ICH)
Istilah "Northbridge" dan "southbridge" sebenarnya agakkuno, sebagai pembuat chipset paling sekarangmengidentifikasi Northbridge sebagai pusat pengendalimemori (KIA) ​​dan southbridge sebagai I / O controller hub (ICH).

Dalam beberapa tahun terakhir, Northbridge telah bermigrasi ke CPU mati sendiri, seperti memiliki beberapaelemen dari Southbridge (yaitu, beberapa fitur chip PCI Express I / O port). Meski begitu, Southbridge adalahbiasanya diperlukan sebagai jembatan antara bus PCIe danlainnya, seperti SATA.


readmore »»  

Senin, 30 Januari 2012

BIOS


Pengertian BIOS :


BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.

Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut “IBMBIO.COM” (IBM PC-DOS) atau “IO.SYS” (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.

Fungsi BIOS :
Fungsi utama BIOS adalah untuk memberikan instruksi untuk Power-on self test 
(POST). Tes untuk memastikan bahwa komputer memiliki semua bagian yang diperlukan dan 
fungsi yang dibutuhkan untuk mulai beroperasi adalah baik, seperti penggunaan memori, 
keyboard dan bagian lainnya. Jika ada kesalahan yang terdeteksi pada saat tes, maka BIOS 
memerintahkan komputer untuk memberikan kode yang mengungkapkan masalah tersebut. Kode 
Kesalahan biasanya serangkaian beep terdengar lama setelah startup
readmore »»